MASUK SIMLAB
INDONESIA

Berita Terbaru ITK

|Balikpapan, Berita Laboratorium Terpadu ITK-Masa Revolusi Industri 4.0 seperti saat ini, sudah merupakan hal yang wajar bagi setiap institusi menggelar kegiatan studi banding dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan terhadap peningkatan mutu, usaha, perbaikan sistem, serta dapat berimbas pada munculnya benchmark untuk kebermanfaatan. Demikian pula yang dilakukan Laboratorium Terpadu Institut Teknologi Kalimantan (ITK) yang berkesempatan belajar langsung dengan LPPT UGM (Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu) dalam kegiatan studi bandingnya bertajuk Pengelolaan Laboratorium, secara daring melalui aplikasi zoom, Jumat (13/8).


Pelaksanaan Studi Banding secara daring kali ini, diharapkan mampu menciptakan hubungan baik dan kerja sama antara LPPT UGM dan Laboratorium Terpadu ITK. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan ini dapat menjadi sumber informasi secara teknis dan empiris untuk dijadikan barometer serta pembanding dalam menemukan sebuah pembaharuan yang aplikatif, baik untuk rencana ke depan dalam jangka pendek dan panjang secara futuristik bagi Laboratorium Terpadu ITK khususnya. Acara bermanfaat ini disambut langsung oleh Prof. Dr. Eng. Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng selaku Kepala LPPT UGM dan dihadiri oleh Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Akademik ITK serta Adi Mahmud Jaya Marindra, S.T., M.Eng., Ph.D selaku Kepala Laboratorium Terpadu ITK. Kegiatan ini semakin interaktif dengan turut hadirnya pengurus-pengurus LPPT UGM, Kepala Jurusan di ITK, dan para PLP Laboratorium Terpadu ITK beserta jajaran lainnya.

Sesi pembukaan dijelaskan langsung oleh Adi Mahmud Jaya Marindra, S.T., M.Eng., Ph.D mengenai gambaran Laboratorium Terpadu ITK meliputi kegiatan, ruang dan alat yang tersedia, serta garis besar dari tujuan studi banding yang diselenggarakan. Kepala LPPT UGM Prof. Dr. Eng. Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng mengajak seluruh peserta studi banding untuk melihat kondisi beberapa unit laboratorium di LPPT UGM secara virtual. Pembahasan lainnya yang turut dipaparkan oleh Prof. Dr. Eng. Yusril adalah bagaimana membangun komitmen agar laboratorium dapat terakreditasi KAN, ISO 17025 serta penekanan LPPT UGM dalam membagi setiap SDM nya berdasarkan fungsi kerjanya masing-masing.

Kepala LPPT UGM Prof. Dr. Eng. Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng mengajak peserta studi banding untuk melihat LPPT UGM lebih dekat

Beliau juga memberikan kesempatan kepada ITK untuk bertanya berbagai hal terkait dengan manajemen laboratorium yang sudah diterapkan LPPT UGM. Salah satu pertanyaan yang disampaikan Nurul Widiastuti, S.Si., M.Si., Ph.D yakni “Bagaimana cara agar peralatan terkalibrasi dengan baik, pekerjaan rutin untuk kalibrasi, rutinitasnya seperti apa, agar bisa lanjut ke KAN?”, pungkas beliau. “Ada komitmen dulu untuk ISO 17025, disana sudah ada toolsnya lengkap”, jawab Yusuf Umardani, S.T., M.Eng. selaku penyelia kalibrasi LPPT UGM. Antusiasme yang ditunjukkan peserta studi banding diapresiasi oleh Prof. Yusril dengan adanya kesempatan dari beliau untuk bertanya lebih lanjut dan serius diluar acara ini. “Semoga silaturahmi dan kerja sama dengan LPPT UGM ini bisa terus berlanjut seterusnya”, ucap Adi di sela-sela pembicaraannya. 

Kepala Laboratorium Terpadu ITK menyampaikan terima kasihnya atas kesempatan yang telah diberikan oleh LPPT UGM



Diskusi semakin menarik, ketika tidak hanya persoalan kalibrasi alat yang dibahas namun sampai pada tips pengelolaan ke rumahtanggaan laboratorium, keuangan, dan pengelolaan limbah K3. Melihat hubungan yang baik ini menjadi salah satu jalan terang usaha mengembangkan Laboratorium Terpadu ITK agar lebih luas dan lebih banyak menghasilkan pelayanan yang maksimal baik di lingkungan internal maupun eksternal ITK.

Acara ditutup dengan foto bersama tim Laboratorium Terpadu ITK beserta keanggotaan LPPT UGM.

Foto bersama tim Laboratorium Terpadu ITK dan LPPT UGM selepas kegiatan studi banding secara daring



Sumber:-

Kategori : Pendidikan